
blokBojonegoro.com – Krisis air bersih akibat musim kemarau terus meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mencatat setidaknya ada 62 desa yang tersebar di 18 kecamatan mengalami krisis air bersih dan kondisi tersebut masih berpotensi meluas. Sebab, musim kemarau diprediksi masih berlangsung hingga Desember 2026, bahkan berpotensi sampai Januari 2027.
Melihat kondisi tersebut SMKN 1 Bojonegoro bergerak turut meringankan beban korban kekeringan dengan berdonasi air bersih. Selasa (22/9/2026), kloter 1 pengiriman air bersih menyasar di Desa Pacing dan Duyungan Kecamatan Sukosewu. Di desa tersebut SMKN 1 mengirim sebanyak 30 galon air mineral dan dua truk tangki untuk pacing, dan 20 galon serta 1 truk untuk Duyungan.
Kepala SMKN 1 Bojonegoro, Roedie Agus Setiyoono mengatakan, donasi air bersih ini sebagai bentuk kepedulian keluarga besar SMKN 1 Bojonegoro kepada korban kekeringan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Rencananya donasi air bersih tahun ini total ada 11 truk tangki dan 150 galon air minum yang di sebar untuk beberapa wilayah terdampak.
“Kloter pertama di Sukosewu kita kirim 50 galon air minum dan 3 truk tangki air bersih akan menyusul, selain itu juga kloter selanjutnya menyasar di Desa Nglampin wilayah Kecamatan Ngambon yang terdampak kekeringam cukup parah,” jelasnya.
Terpisah, Warga Pacing Mujiat mengatakan, kekeringan di desanya mulai terasa sejak sekitar bulan Juni dan semakin parah pada bulan Agustus. Tahun ini kemarau berlangsung lebih panjang, biasanya kondisi seperti ini berlangsung sekitar 3 bulan, tetapi tahun ini lebih lama karena hutan tak kunjung turun.
Menurut Mujiat, untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, warga mengambil air dari Desa Mayangkawis menggunakan jerigen. Air juga bisa dibeli dari warga lain dengan harga sekitar Rp5.000 per jerigen. Ia bersyukur ada bantuan air bersih dari SMKN 1 Bojonegoro sehingga turut membantu kebutuhan air bersih warga.
“Terima kasih atas bantuan air dari SMKN 1 Bojonegoro, semoga berkah dan kami warga di sini berharap hujan bisa segera turun agar kekeringan tidak semakin lama,” tutur mujiat. [mu]
blokbojonegoro.com adalah portal media online di kabupaten Bojonegoro. Misi kami adalah menjadi portal media yang informatif, kritis, cerdas dan terdepan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber