MEMOonline.co.id. Sumenep- Kemarau panjang menyebabkan krisis air bersih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan air bersih sekaligus sarana penunjang distribusi berupa tandon dan jerigen.

Sejumlah wilayah di Pulau Sepudi menjadi daerah yang terdampak kekeringan, khususnya Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong.

Di Kecamatan Gayam, krisis air bersih terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Dusun Bakoan, Desa Galis, Desa Nyamplong, serta Dusun Sumber Jati dan Slat Brata, Desa Prambanan.

Kondisi serupa juga dirasakan warga Desa Gendang Timur, terutama di Dusun Koattas, Ombaran, Jati, dan Pao Laseng.

Sementara di Kecamatan Nonggunong, kekeringan turut melanda wilayah Pulau Bulu Manuk, Desa Sonok.

Berdasarkan laporan dari kedua kecamatan tersebut, kebutuhan warga bukan hanya pasokan air bersih, tetapi juga sarana untuk menampung dan mengangkut air dari sumber menuju permukiman.

Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan pihaknya telah mengirimkan bantuan jerigen untuk membantu masyarakat mengangkut air bersih.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *