
Setiap daerah memiliki keunikan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tidak hanya menawarkan berbagai destinasi rekreasi, banyak wilayah juga memiliki oleh-oleh khas yang menjadi bagian dari pengalaman berkunjung. Setiap tempat biasanya menghadirkan buah tangan dengan ciri khas berbeda yang membuatnya mudah dikenali.
Salah satu kota yang lekat dengan aktivitas wisata adalah Malang, Jawa Timur. Kota ini dikenal memiliki beragam destinasi menarik yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, seperti Jatim Park, Malang Night Paradise, dan Kampung Warna Warni Jodipan. Selain pilihan wisata, Malang juga memiliki berbagai oleh-oleh khas daerah. Meski identik dengan apel, kota ini juga menawarkan beragam merek buah tangan lain yang cukup populer.
Laporan survei Jakpat 2026 mengungkap ada delapan merek oleh-oleh khas Malang yang paling sering dibeli masyarakat, di mana peringkat pertama diraih oleh Pia Cap Mangkok. Merek ini dipilih oleh 38% responden yang berpartisipasi. Menariknya, merek ini paling disukai oleh Gen Z dengan jawaban 48%.
Pia Cap Mangkok merupakan salah satu oleh-oleh legendaris dari Malang dan sudah berdiri sejak 1959. Terdapat berbagai varian rasa, antara lain kacang hijau, cokelat, keju, green tea, tangwe, hingga pistachio kunafa.
Posisi kedua diduduki oleh Malang Strudel dengan perolehan jawaban sebesar 27%. Berbeda dengan merek sebelumnya, Malang Strudel lebih populer di kalangan Gen Y dengan persentase 42%. Makanan ini berupa kue pastry berlapis yang berisi buah-buahan, di mana apel menjadi ciri khasnya.
Bolu Malang Singosari menyusul di urutan ketiga yang dipilih oleh 15% responden. Selanjutnya, Keripik Tempe Sanan memiliki 11% suara yang menempatkannya di nomor keempat. Kedua merek ini sama-sama paling disukai oleh Gen X, di mana masing-masing persentasenya sebesar 21% dan 14%.
Sementara itu, untuk merek Pia Cap Topeng, Pia Ubi Jepang Cap Kembang, Repoeblik Telo, dan DeKonco sama-sama mencatatkan 2% jawaban.
Jakpat merilis survei dengan judul Merek Oleh-Oleh Khas Malang Favorit 2026 dengan melibatkan 100 responden yang pernah membeli oleh-oleh khas Malang dalam enam bulan terakhir.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber