Jember (beritajatim.com) – Candra Ary Fianto, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, melaporkan raibnya dua benda purbakala batu yoni raib dari tempatnya di Dusun Kopang Krajan Timur, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, ke kepolisian sektor setempat, Kamis (24/9/2026).

Candra langsung menuju lokasi situs tersebut begitu mendarat di Bandara Notohadinegoro sepulang dari Jakarta. “Kami menerima laporan dari masyarakat yang menyatakan bahwa salah satu benda cagar budaya di wilayah Desa Pocangan, sudah tidak ada lagi di tempatnya,” katanya.

Lokasi tersebut dikelilingi sawah yang ditanami tembakau. Bukarman, seorang warga, membenarkan bahwa dua batu itu sudah raib. “Tapi saya tidak tahu siapa yang mengambil,” katanya.

Menurut Bukarman, lokasi tersebut dianggap keramat. “Orang kalau mau ada hajat mesti ke sana,” katanya. Saat Candra di sana, ada beberapa sesajen di bawah pohon yang semula menaungi dua batu yoni yang hilang tersebut.

Dari lokasi situs, Candra meluncur ke Markas Kepolisian Sektor Sukowono dengan ditemani tiga orang warga. Di sana dia ditemui Kepala Polsek Sukowono Inspektur Satu Budi Sastriawan dan Kepala Unit Reserse dan Kriminal Ajun Inspektur Polisi Dua Risang Jati Pakuan.

Ini bukan pelaporan pertama yang dilakukan Candra. Sebelumnya, Candra juga pernah melaporkan perusakan situs Gumuk Lumpang ke Polres Jember bersama sejarawan Setiyo Hadi. “Kemarin kami sebagai pelapor diminta keterangannya pihak kepolisian dan yang sudah hadir adalah Mas Setiyo Hadi. Kami menunggu panggilan berikutnya,” katanya.

Tak urung dua kejadian yang mengganggu keberadaan benda purbakala di Jember itu membuat Candra miris. Dia berharap kejadian beruntun mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Jember.

“Masyarakat tidak mampu melindungi benda-benda yang punya nilai sejarah, punya nilai-nilai peradaban tinggi, dan akibatnya mereka kehilangan benda-benda tersebut,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *