TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP – Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran belasan miliar rupiah untuk menjaga operasional penerbangan perintis yang berangkat dari Bandara Trunojoyo Sumenep, Madura.

Hingga tahun anggaran 2026, realisasi belanja program tersebut telah mencapai Rp12,4 miliar.

Data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kementerian Perhubungan menunjukkan pagu anggaran yang disiapkan melalui Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Trunojoyo mencapai Rp13.228.666.000.

Dana itu digunakan untuk mendukung operasional penerbangan perintis beserta distribusi bahan bakar pesawat.

Porsi terbesar anggaran dialokasikan pada paket Angkutan Udara Perintis Penumpang Tiga Rute berkode 62346443 dengan nilai Rp12.474.734.000.

Layanan tersebut mencakup rute Sumenep-Pagerungan (Pulau Pagerungan) sebanyak tiga kali penerbangan setiap pekan, Sumenep-Bawean (Gresik) pulang pergi satu kali setiap pekan, serta Surabaya-Bawean (Gresik) pulang pergi empat kali dalam sepekan.

Sementara paket lainnya berkode 62346641 dialokasikan untuk pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) pesawat udara bagi operasional penerbangan perintis.

Dari total pagu yang tersedia, realisasi anggaran tercatat sebesar Rp12.403.458.164 atau sekitar 93,76 persen.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *