
jatimnow.com – Penipuan tiket kapal PELNI semakin beragam dengan memanfaatkan media sosial, akun palsu hingga metode pembayaran yang dibuat seolah-olah terhubung dengan perusahaan. PT PELNI (Persero) Cabang Surabaya meminta masyarakat lebih teliti sebelum membeli tiket atau melakukan pembayaran.
Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Surabaya Roni Abdullah mengatakan perkembangan teknologi dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi laut dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengatasnamakan PELNI.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan tiket PELNI dengan harga, cara pembayaran, maupun proses pemesanan yang tidak sesuai dengan prosedur resmi. Modus penipuan saat ini semakin beragam, sehingga masyarakat perlu lebih teliti sebelum melakukan transaksi,” ujar Roni, Jumat (25/9/2026).
Menurut Roni, pelaku penipuan dapat menggunakan berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial. Mereka bisa mengaku sebagai agen, pegawai, atau pihak yang memiliki akses khusus untuk menyediakan tiket kapal PELNI.
Untuk meyakinkan calon korban, pelaku bahkan membuat akun media sosial palsu dengan menggunakan foto dan video yang diambil dari akun resmi PELNI.
Selain menawarkan tiket, pelaku juga dapat mengarahkan calon penumpang melakukan pembayaran melalui virtual account atau metode pembayaran tertentu yang seolah-olah merupakan bagian dari transaksi resmi PELNI.
Karena itu, calon penumpang diminta tidak hanya melihat harga tiket atau kecepatan proses pemesanan, tetapi juga memastikan sumber informasi dan mekanisme pembayaran yang digunakan.
PELNI mengingatkan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai jadwal kapal, ketersediaan tiket, harga, serta proses pembelian melalui kanal resmi perusahaan. Salah satu kanal yang disarankan adalah aplikasi PELNI Mobile.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber