JawaPos.com – Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung, Jember, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan Islam di kawasan Tapal Kuda.

Didirikan pada 1959 oleh K.H. Abdul Mu’id Sulaiman, Baitul Arqom disebut sebagai pesantren pertama di Indonesia yang didirikan oleh alumni Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor.

Dalam proses pendiriannya, K.H. Abdul Mu’id Sulaiman dibantu Kiai Mahin Ilyas dan Kiai Djawahir Abdul Muin. Ketiganya turut meletakkan fondasi awal berdirinya lembaga pendidikan tersebut.

Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember saat ini, K.H. Izzat Fahd, mengatakan hubungan Baitul Arqom dengan Gontor tidak hanya berkaitan dengan kelembagaan, tetapi juga sanad keilmuan dan semangat perjuangan yang telah berlangsung selama empat generasi.

“Pengakuan bahwa Baitul Arqom merupakan pesantren alumni Gontor pertama bukan klaim sepihak dari kami, melainkan disampaikan langsung oleh dzuriat pendiri Gontor KH. Ahmad Hidayatulah Zarkasyi, begitu juga KH. Akrim Mariyat dan Alm. KH. Samsul Hadi Abdan. Nilai-nilai, sistem KMI, hingga Panca Jiwa Gontor telah menjadi ruh pendidikan di Baitul Arqom sejak awal berdiri hingga saat ini,” ujar K.H. Izzat Fahd dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Hubungan tersebut juga terlihat dari tradisi pendidikan keluarga pendiri yang berlangsung lintas generasi. K.H. Abdul Mu’id Sulaiman tercatat sebagai alumni KMI Gontor lulusan 1943.

Generasi berikutnya, K.H. Masykur Abdul Mu’id, menyelesaikan pendidikan di KMI Gontor pada 1968. Kemudian K.H. Izzat Fahd dan H. Ismat Syauqi melanjutkan pendidikan di KMI Gontor dan masing-masing lulus pada 2002 dan 2004.

Pada generasi berikutnya terdapat Basma Tania, alumni Mantingan 2019, serta Haekal Nawafie yang saat ini menempuh jenjang Calon Pelajar (Capel) di Gontor.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *