
Mojokerto (Beritajatim.com) — Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra melepas keberangkatan 34 santri atlet kontingen Kabupaten Mojokerto yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Lumajang, Jumat (25/9/2026).
Pelepasan berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto dan diikuti total 69 peserta yang terdiri atas atlet, official, dan pendamping. Para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi berjenjang dari tingkat kecamatan hingga kabupaten yang diikuti 706 peserta.
Dalam arahannya, Gus Barra (sapaan akrab, red) meminta para atlet tampil maksimal dan membawa nama baik Kabupaten Mojokerto selama mengikuti ajang tersebut. Ia menilai para atlet yang terpilih merupakan peserta terbaik hasil seleksi.
“Kalian semua insyaAllah adalah yang terbaik yang ada di Kabupaten Mojokerto. Maka kami berharap kalian semua membawa nama harum Kabupaten Mojokerto dengan memberikan penampilan yang terbaik,” ungkapnya.
Selain kemampuan teknis, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Mojokerto ini juga menekankan pentingnya kesiapan mental sebelum bertanding. Menurutnya, kepercayaan diri menjadi salah satu faktor penting ketika para atlet harus berhadapan dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Kalau mentalnya sudah kalah duluan, down duluan, itu separuh kemenangan sudah diraih oleh musuh. Oleh karena itu, para official dan pendamping harus menguatkan mental para atlet agar lebih percaya diri dengan kemampuannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Mojokerto, Ali Nasikh mengatakan, para atlet akan mengikuti pertandingan PORSADIN VII mulai 25 hingga 27 September 2026 di Kabupaten Lumajang.
Ali berharap prestasi kontingen Kabupaten Mojokerto pada PORSADIN kali ini dapat meningkat dibandingkan pelaksanaan dua tahun sebelumnya. Pada PORSADIN sebelumnya, Kabupaten Mojokerto melalui FKDT berhasil menempati peringkat ketiga tingkat Jawa Timur.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber