
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Upaya meramaikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan para pedagang, tetapi juga
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Ajeng Wira Wati mendorong Pemerintah Kota Surabaya mengambil alih pengadaan seragam sekolah apabila kebutuhan tersebut
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Ajeng Wira Wati mendorong Pemerintah Kota Surabaya mengambil alih pengadaan seragam sekolah apabila kebutuhan tersebut dinilai mulai membebani wali murid.
Menurut Ajeng, pengadaan seragam batik untuk siswa SD dan SMP negeri sebaiknya dilakukan secara terpusat melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya. Skema tersebut dinilai dapat menekan beban orang tua sekaligus mencegah terjadinya perbedaan harga antar sekolah.
Ia mengatakan, seragam batik dan olahraga menjadi salah satu kebutuhan sekolah yang cukup banyak dikeluhkan wali murid. Tidak sedikit orang tua yang terkendala biaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Ajeng menegaskan, jika seragam sudah menjadi beban bagi wali murid, pengadaannya perlu ditangani pemerintah melalui Dispendik, bukan dilakukan secara terpisah oleh masing-masing satuan pendidikan.
“Kalau seragam menjadi beban wali murid, pengadaannya bisa diambil oleh Dinas Pendidikan, bukan dilakukan secara terpisah oleh satuan pendidikan,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, Pemkot Surabaya selama ini telah memberikan intervensi anggaran pendidikan melalui APBD. Sejumlah kebutuhan pendidikan telah mendapatkan dukungan anggaran, termasuk seragam gamis dan pramis serta buku sekolah bagi siswa SD dan SMP negeri.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber