Sarjana Ilmu Komunikasi UNS Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018. Topik liputan politik, hukum, pendidikan, sosial, seni budaya dan isu lingkungan.
MADIUN – Jenazah Taruno Hidayat (46 tahun) salah seorang korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 dipulangkan ke kampung halamannya di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Peti jenazah Taruno yang dibawa ambulans tiba di Masjid Baitul Muttaqin desa setempat, Sabtu (26/9/2026) siang.
Pihak keluarga menyambut kedatangan jenazah dengan isak tangis. Jenazah kemudian disalatkan di masjid tersebut. Ratusan warga dan kerabat ikut melaksanakan shalat jenazah sebelum Taruno dibawa ke tempat pemakaman di Dusun Seweru, Desa Kare.
Selama 13 hari, pihak keluarga berharap cemas atas nasib Taruno. Menurut Dantim Basarnas Surabaya Gian Ery Pramulya, jenazah Taruno ditemukan di perairan Masalembo pada Jumat (25/9/2026).
Namun, jenazah baru dapat dipulangkan setelah proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) memastikan identitas korban. “Dari pakaian dan keterangan pihak keluarga, akhirnya dikeluarkan nota dari DVI bahwa itu memang Pak Taruno Hidayat,” kata Gian.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diterbangkan dari Banjarmasin menuju Surabaya pada Sabtu pagi. Pemulangan dikoordinasikan oleh Basarnas bersama DVI Banjarmasin, kepolisian, BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Madiun, Dinas Sosial Jawa Timur, dan AirNav.
“Pihak Basarnas dan pemerintah yang telah membantu. Baik itu dari kepolisian, DVI Banjarmasin, BPBD Jawa Timur menyerahkan jenazah ke pihak keluarga,” ujar Gian.
Taruno meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Sosok Taruno semasa hidup dikenal ramah, mudah bergaul, dan aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat. Taruno berprofesi sebagai guru dan tercatat sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kare. Dia juga pernah menjadi Ketua Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pilkada 2024.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber