
Mangga yang dipetik bersama ibu-ibu Dasa Wisma Lely 24 menghadirkan tawa, kebahagiaan, dan hangatnya silaturahmi antarwarga.
Tagar.co – Mangga dan silaturahmi tumbuh bersama di RT 17, RW 05, Perumahan Bumi Intan Permai, Sidoarjo.
Sekitar dua puluh tahun lalu, almarhum Wagiyo menggagas program “Mangganisasi”. Ia menanam pohon mangga di sepanjang jalan perumahan.
Kini, pohon-pohon itu tumbuh subur dan mulai menghadirkan buah. Putik yang dahulu bermekaran berubah menjadi mangga berwarna kuning keemasan.
Sebagian buah bahkan sudah lebih dahulu disantap codot. Namun, banyak mangga masih bergelantungan dalam gerombol kecil.
Ukurannya memang tidak terlalu besar. Setiap gerombol biasanya berisi empat hingga lima buah yang menggantung di antara dedaunan.
Menariknya, warga belum mengetahui pasti jenis mangga tersebut. Namun, ketidakpastian itu tidak mengurangi kegembiraan saat buah mulai matang.
Pada Selasa, 22 September 2026, sekitar pukul 10.00, ibu-ibu Dasa Wisma Lely 24 berkumpul. Mereka memilih waktu setelah menyelesaikan urusan domestik masing-masing.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber