Kediri (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur meminta para santri terus mewarisi semangat Resolusi Jihad dengan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menghadapi perkembangan zaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pesan saya untuk para santri, warisi terus gelora semangat Resolusi Jihad ini di dalam dada panjenengan (anda),” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Sonny Subroto Maheri Laksono dalam Ekspresi Santri 2026 di Kediri, Jumat.

Ia mengatakan semangat Resolusi Jihad tidak hanya menjadi bagian dari catatan sejarah, tetapi juga dapat dimaknai sebagai spirit bagi generasi santri untuk terus berkontribusi sesuai tantangan dan kebutuhan zaman.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang akrab disapa Mas Dhito mendorong santri untuk semangat menggaungkan semangat Resolusi Jihad tersebut sehingga santri dan masyarakat umum pun siap menghadapi perkembangan zaman. Gaung semangat itu termasuk tidak pantang menyerah.

Bupati, kata Sonny, juga berharap nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu dapat menjadi bekal bagi para santri dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus mendorong mereka memberikan manfaat bagi masyarakat.

Mas Dhito, kata dia, juga menyampaikan doa agar para santri senantiasa diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalani setiap langkah.

“Doa saya semoga para santri senantiasa sehat, dimudahkan dan dilancarkan di setiap langkah,” ujarnya menirukan ucapan Bupati.

Ekspresi Santri 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang berlangsung pada 25 September hingga 4 Oktober 2026. Acara tersebut digelar di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri dan diikuti para santri, UMKM dan masyarakat lainnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *