​Surabaya (beritajatim.com) –Yayasan Lohjinawi melalui program Sungai Lestari resmi mengoperasikan dua unit penahan sampah (trash boom) di kawasan Surabaya Utara.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya volume sampah anorganik di aliran sungai yang mengalir langsung ke pesisir Kenjeran dan Selat Madura.

​Direktur Yayasan Lohjinawi, Yasmin Mulyana mengatakan pemasangan trash boom ini berfokus pada dua titik krusial yang diidentifikasi melalui analisis Geographic Information System (GIS) serta hasil Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), hingga perangkat kecamatan dan kelurahan setempat.

​”Titik hulu yang kami pilih ada di daerah Wonosari karena kondisinya sangat berat dan menjadi muara dari beberapa sumber sampah. Sementara untuk titik hilir terpasang di Bulak Banteng, dekat Kalimirutu di mana terdapat mechanical screen,” ujar Direktur Yayasan Lohjinawi, Yasmin Mulyana, Sabtu (26/9/2026).

​Setiap unit trash boom yang dipasang memiliki panjang sekitar 25 hingga 27 meter. Kehadiran dua penahan sampah ini diperkirakan mampu menjaring dan mengangkut sampah anorganik sekitar 500 kilogram hingga 1 ton setiap harinya.

Sampah-sampah anorganik yang tersaring nantinya akan disalurkan kembali ke industri daur ulang.
​Mengenai penanganan sampah berukuran besar (bulky) seperti kasur atau lemari bekas yang kerap dikeluhkan warga.

Lebih lanjut dikatakan Yasmin layanan tersebut dapat diakses masyarakat melalui hotline resmi Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, sementara Lohjinawi tetap berfokus pada pengelolaan sampah anorganik daur ulang.

​”Program Sungai Lestari yang baru berjalan tahun ini ditargetkan berlanjut hingga tahun 2027 dan seterusnya. Ke depan, Yayasan Lohjinawi merencanakan penambahan titik pemasangan trash boom di wilayah Surabaya lainnya melalui kolaborasi berkelanjutan bersama Pemkot Surabaya,”imbuhnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *