Bojonegoro (beritajatim.com) – Festival Ledre (FL) bakal digelar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada 8 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari, tersebut akan menghadirkan puluhan perajin ledre lokal untuk memperkenalkan proses pembuatan kuliner khas Bojonegoro secara langsung kepada masyarakat.

Festival Ledre juga menjadi momentum pencanangan tiga desa di Kecamatan Purwosari sebagai Kampung Ledre. Tiga desa yang direncanakan mendapatkan penobatan tersebut yakni Desa Purwosari, Desa Gapluk, dan Desa Kuniran.

Camat Purwosari, Ike Widyaningrum mengatakan, Festival Ledre tidak hanya menjadi ajang kuliner, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat potensi ledre yang selama ini dikembangkan masyarakat setempat.

“Festival Ledre, insya Allah tanggal 8 Oktober. Dipusatkan di Desa Gapluk. Sedangkan Desa Purwosari, Desa Gapluk dan Desa Kuniran rencananya dinobatkan menjadi Kampung Ledre,” ujar Ike Widyaningrum, Minggu (27/9/2026).

Salah satu agenda utama dalam Festival Ledre adalah demonstrasi pembuatan ledre secara massal. Sekitar 50 perajin ledre lokal akan dilibatkan untuk memperagakan tahapan pembuatan makanan tradisional tersebut secara langsung.

Kegiatan itu diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi pengunjung, tetapi juga memberikan edukasi mengenai proses produksi ledre yang selama ini diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bojonegoro.

“Konsepnya launching Kampung Ledre, kemudian demonstrasi pembuatan ledre massal yang melibatkan 50 perajin lokal. Ada juga pameran UMKM,” jelasnya.

Selain menampilkan proses pembuatan ledre, Festival Ledre juga akan menghadirkan pameran UMKM. Berbagai produk unggulan masyarakat akan dipamerkan sebagai upaya memperluas promosi serta membuka peluang pemasaran bagi pelaku usaha lokal.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *