Kota Malang, blok-a.com – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Senin (28/9/2026) siang. Aksi yang diinisiasi oleh Front Aliansi Supir Angkutan Malang (ASAM) ini sempat membuat sebagian Jalan Raden Intan menuju Terminal Arjosari ditutup.

Penutupan akses jalan oleh sejumlah angkot yang digunakan dalam aksi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan panjang.

Puluhan personel Polresta Malang Kota kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 10.32 WIB. Petugas melakukan dialog dengan para sopir untuk meminta kendaraan tidak menghalangi arus lalu lintas.

Setelah dilakukan dialog, sejumlah sopir angkot bersedia meminggirkan kendaraannya dibantu petugas kepolisian. Arus lalu lintas di Jalan Raden Intan pun kembali normal.

Salah satu tuntutan mereka adalah meminta realisasi janji dan komitmen yang telah disepakati bersama dalam aksi sebelumnya pada 27 Juli 2026, sebelum Koridor Trans Jatim 2 beroperasi.

Selain itu, para sopir juga menuntut adanya evaluasi terhadap Koridor Trans Jatim 1 yang telah beroperasi di wilayah Malang Raya.

Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung. Para sopir angkot bergeser menuju kantor Dishub Kota Malang untuk melakukan dialog.

Meminta Pemerintah segera merealisasikan janji dan komitmen tertulis yang telah disepakati bersama pada aksi demo damai tanggal 29 Juli 2026, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif sebelum Trans Jatim Koridor II dipaksakan beroperasi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *