
Kabupaten Malang, blok-a.com – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Malang masih membuat ribuan warga kesulitan mendapatkan air bersih. Hingga 27 September 2026, BPBD Kabupaten Malang mencatat sebanyak 5.702 kepala keluarga (KK) atau 17.230 jiwa terdampak di 13 desa yang tersebar pada enam kecamatan.
Untuk memenuhi kebutuhan warga, distribusi air bersih terus dilakukan secara berkala. Total air yang telah disalurkan BPBD Kabupaten Malang hingga saat ini mencapai 3.033.250 liter.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan suplai air bersih masih terus dilakukan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah terdampak.
“Sampai 27 September 2026, total suplai air bersih sudah 3.033.250 liter, untuk warga terdampak di enam kecamatan,” ujar Sadono saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).
Salah satu wilayah dengan distribusi cukup besar berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Air bersih disalurkan ke Desa Sumberagung sebanyak 400 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan 3.777 jiwa.
Kemudian Desa Sitiarjo mendapat 275 ribu liter, sedangkan Puskesmas Sitiarjo memperoleh 205 ribu liter. Sementara Desa Kedungbanteng mendapat 285 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan 2.184 jiwa warga.
Distribusi juga dilakukan ke Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, dengan total 445 ribu liter air bersih.
Adapun Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, menjadi wilayah dengan distribusi air bersih terbanyak. Total air yang telah dikirim mencapai 793.650 liter untuk memenuhi kebutuhan 985 KK atau 3.055 jiwa.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber