
Bacaini.ID, KEDIRI – Batuk, pilek, demam dan badan lemas belakangan semakin sering ditemukan di sejumlah fasilitas kesehatan di Jawa Timur.
Di Surabaya, beberapa rumah sakit melaporkan kenaikan pasien dengan keluhan mirip influenza. Sementara di Kabupaten Malang, Dinas Kesehatan mencatat 19.994 kasus Influenza-Like Illness (ILI) hingga 30 Agustus 2026.
Apakah itu berarti Jawa Timur sedang dilanda wabah influenza? Belum tentu. Jumlah pasien memang meningkat, tetapi tidak semuanya influenza.
Di RS Husada Utama Surabaya, ruang perawatan anak dan IGD sempat dipenuhi pasien. Mayoritas merupakan anak-anak dengan keluhan seperti demam, batuk dan pilek.
RS PHC Surabaya juga melaporkan jumlah pasien meningkat sekitar 20–30 persen dalam sepekan, meski rumah sakit tersebut belum dalam kondisi penuh.
Di Kabupaten Malang, hampir 20 ribu kasus ILI tercatat hingga akhir Agustus. Tetapi perlu dicatat, ILI bukan berarti influenza yang sudah terkonfirmasi.
ILI merupakan istilah untuk penyakit dengan gejala yang menyerupai influenza. Penyebabnya bisa berbagai virus pernapasan.
Data surveilans Kementerian Kesehatan menunjukkan aktivitas influenza memang meningkat. Dalam salah satu periode pemeriksaan, dari 175 spesimen yang diperiksa, 66 positif influenza atau sekitar 38 persen.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber