:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Kisah-Pasutri-di-Kediri-Bangun-Usaha-Pia-dari-Rumah-Kini-Mampu-Produksi-1000-Box-Sehari.jpg)
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – Berawal dari usaha rumahan sederhana, pasangan suami istri asal Kabupaten Kediri, Heny Sisvananda (28) dan Nafik Mubarok (35) berhasil mengembangkan usaha pia hingga memiliki sejumlah karyawan.
Keduanya menjalankan usaha Pia Avi yang berada di Desa Canggu, Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur. Dari dapur produksi sederhana rumahan, mereka membuat pia dengan berbagai pilihan isian yang kini dipasarkan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Kediri.
Heny menceritakan, usaha Pia Avi sebenarnya telah dirintis sejak 2018. Namun, pada awal berdiri, dirinya belum sepenuhnya fokus mengembangkan usaha tersebut.
Memasuki 2019, usaha mulai berkembang dan pesanan mulai meningkat. Namun, pandemi Covid-19 yang terjadi pada 2020 membuat aktivitas usaha ikut terdampak.
“Pesanan menurun sampai 2021,” kata Heny saat ditemui di kediamannta, Rabu (30/9/2026) siang pukul 13.00 WIB.
Di tengah kondisi tersebut, Heny dan suaminya kemudian berpindah tempat usaha dari wilayah Kecamatan Plemahan ke Desa Canggu Kecamatan Badas, pada 2021 hingga bertahan sampai saat ini.
Seiring meredanya pandemi, pesanan kembali berdatangan. Perlahan, usaha yang mereka bangun bersama mulai berkembang hingga terus berjalan sampai sekarang.
Heny mengaku memilih usaha pia karena proses pembuatannya dinilai relatif sederhana dibandingkan sejumlah jenis roti lainnya. Namun, bukan berarti produksi pia tanpa tantangan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber