Setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia merayakan Hari Batik Nasional. Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang memiliki banyak motif khas batik, mulai dari Tuban, Madura, Pacitan, hingga Banyuwangi.

Batik di Jawa Timur disebut telah berkembang sejak abad ke-13. Madura dan Tuban bahkan menjadi daerah yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling terkenal dalam pembuatan batik.

Salah satunya Batik Madura Tanjung Bumi yang disebut sebagai batik tertua dari abad ke-13. Lantas, apa saja motif batik khas Jawa Timur dan apa makna yang terkandung di dalamnya?

Salah satu motif yang populer ada Lok Chan. Batik Tuban umumnya memiliki warna biru tua, merah, dan kuning. Selain Lok Chan, terdapat pula motif Macanan dan Guntingan. Motif batiknya mendapat banyak pengaruh dari budaya Tionghoa.

Pembuatan Batik Tuban memiliki keunikan. Kain yang digunakan dipintal langsung dari kapas dan proses penenunannya dapat memakan waktu sekitar dua bulan. Kain tersebut dikenal sebagai kain gedog karena suara yang dihasilkan bagian belakang kayu alat tenun ketika digunakan.

Batik Pacitan dikenal pula sebagai Batik Lorok. Motif utamanya banyak mengambil inspirasi dari flora dan fauna.

Salah satunya yang populer adalah Pace Pacitan, yang menampilkan tanaman pace, ayam bekisar, ikan laut, kacang tanah, dan bunga matahari.

Motif Pace kemudian dikembangkan menjadi beberapa variasi, seperti Pace Ceplok, Pace Galaran, dan Pace Sido Luhur.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *