:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Deretan-Fakta-Dugaan-Bau-Limbah-Ganggu-Aktivitas-Belajar-Siswa-SMPN-Jombang.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Jawa Timur, terganggu akibat bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan unggas di sekitar sekolah.
Bau limbah tersebut disebut semakin kuat selama beberapa hari hingga membuat kegiatan belajar di dalam kelas tidak lagi berjalan normal.
Pihak sekolah akhirnya mengalihkan pembelajaran siswa menjadi daring. Keputusan itu diambil setelah sejumlah siswa disebut mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah hingga sesak napas.
Kepala SMPN 4 Jombang, Slamet Agus Tri Prastyo, mengatakan kondisi tersebut membuat guru dan siswa kesulitan mengikuti pembelajaran tatap muka.
“Siswa sampai mual dan muntah-muntah, guru-guru juga tidak sanggup mengajar di dalam kelas. Karena mengutamakan kesehatan dan keselamatan anak-anak, saya langsung berkoordinasi dengan dinas untuk mengizinkan pembelajaran dialihkan secara daring,” ucap Agus, Rabu (30/9/2026).
Menurut pihak sekolah, bau menyengat terasa di lingkungan SMPN 4 Jombang selama beberapa hari.
Kondisi tersebut disebut mencapai puncaknya pada hari ketiga. Aroma yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan unggas di sekitar sekolah membuat siswa tidak nyaman berada di ruang kelas.
Pihak sekolah kemudian menyoroti aktivitas pada sebuah bangunan yang berada berdekatan dengan lingkungan SMPN 4 Jombang.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber