SURYA.CO.ID MALANG – Ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) ke-VI Tahun 2026.

Kegiatan nasional tersebut berlangsung selama tujuh hari, mulai 30 September hingga 6 Oktober 2026, dan diikuti kurang lebih 4.500 santri dari seluruh Indonesia.

Pembukaan PPSN digelar Kamis (1/10/2026) dan dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Direktur Jenderal Pesantren Basnang Said, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Fathul Bari, Forkopimda Kabupaten Malang, serta sejumlah pejabat lainnya.

PPSN VI 2026 digelar di lingkungan Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Jalan Demang Jaya 1 No. 8, Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65171. Alamat tersebut tercantum dalam situs resmi Ma’had Aly An-Nur II Al-Murtadlo. 

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pelaksanaan PPSN tahun ini berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang digelar di lapangan terbuka, seperti di Jambi dan Purwokerto.

Kali ini, kegiatan kepramukaan santri tersebut justru ditempatkan di lingkungan pondok pesantren. Menurut Nasaruddin, pemilihan lokasi ini dapat semakin mempererat hubungan antara pesantren dan Pramuka.

“Alhamdulillah pondok pesantren kita ini juga sangat representatif. Semakin menyatukan antara pondok pesantren dengan Pramuka. Dan memang Pramuka dengan pesantren itu punya persamaan yang banyak,” kata Nasaruddin Umar.

Langkah menyelenggarakan perkemahan di area pesantren tersebut diambil untuk mempererat sinergi antara nilai-nilai kepramukaan dan pendidikan pesantren. Keduanya dinilai memiliki basis pembinaan karakter yang saling mendukung.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *