BANYUWANGI, KOMPAS.com – Aliran sungai sepanjang lebih dari 200 meter di Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, viral di media sosial karena dipenuhi sampah.

Video pertama kali diunggah Sungai Watch, yang memperlihatkan tumpukan sampah menutupi aliran sungai yang berpotensi mengalir ke lautan di mana warga setempat menggantungkan kehidupannya.

Saat dikonfirmasi, Area Manager Sungai Watch Banyuwangi, Suhardiyanto, mengatakan bahwa sampah yang ada di aliran sungai tersebut tidak mudah dibersihkan karena sampah yang berada di aliran itu disebut telah terkontaminasi limbah.

Kondisi itu membuat sebagian sampah plastik rumah tangga yang sebenarnya masih memiliki nilai ekonomi tidak lagi mudah diambil dan dipilah.

“Kalau enggak ada limbah pabrik, itu masih bisa kok. Banyak yang masih ada harganya, dalam arti botol-botol bekas minuman itu masih bisa diambil. Tapi karena terkontaminasi dengan limbah pabrik, makanya enggak ada yang mau ngambil,” kata Suhardiyanto, Sabtu (19/9/2026).

Selama ini, warga tidak berani masuk langsung ke aliran untuk melakukan pembersihan, sebab kontak dengan air di lokasi tersebut dapat menyebabkan kulit terasa gatal.

Selain itu, bau yang ditimbulkan sangat menyengat. Karena itu, pembersihan membutuhkan perlengkapan khusus.

Tim Sungai Watch menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti wader, sarung tangan, dan masker saat turun ke lokasi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *