Jombang (beritajatim.com) – Aktivitas karaoke di sejumlah warung kopi (warkop) kawasan Pasar Mojoagung, Kabupaten Jombang, yang berlangsung hingga dini hari dikeluhkan warga. Suara musik dari warkop tersebut terdengar hingga permukiman padat penduduk dan mengganggu ketenangan warga yang sedang beristirahat.

Keluhan masyarakat tersebut menjadi salah satu perhatian dalam razia yang dilakukan petugas gabungan rayon timur pada Minggu dini hari (4/10/2026). Polisi mendatangi sejumlah warkop di kawasan Pasar Mojoagung untuk mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Operasi gabungan tersebut dipimpin Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas dan melibatkan 16 personel. Tim terdiri dari Polsek Mojoagung, Polsek Sumobito, Polsek Kesamben, dan Polsek Jogoroto.

Kompol Yogas menjelaskan, razia tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolres Jombang AKBP Yanto Mulyanto. Selain itu, kegiatan tersebut juga dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat mengenai aktivitas sejumlah warkop di kawasan Pasar Mojoagung.

Puluhan warkop di lokasi tersebut diketahui menyediakan fasilitas karaoke lengkap dengan layar monitor. Aktivitas karaoke tidak hanya berlangsung hingga larut malam, tetapi juga sampai dini hari. Suara musik dari lokasi warkop kemudian terdengar hingga kawasan permukiman yang berada di sekitar Pasar Mojoagung.

Kondisi itu dinilai mengganggu ketenangan warga, terutama pada waktu dini hari ketika masyarakat tengah beristirahat. Karena itu, petugas dalam razia tersebut turut meminta pengelola warkop menghentikan aktivitas karaoke yang masih berlangsung.

Kedatangan petugas secara mendadak membuat sejumlah pengunjung warkop kaget. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi untuk memastikan tidak terdapat peredaran miras maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Sejumlah pelayan warung kopi yang berpakaian minim juga terlihat kaget saat petugas melakukan pemeriksaan. “Walhasil, kita tidak menemukan adanya miras di warkop tersebut. Para pengunjung kita imbau untuk pulang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Yogas.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *