
Jombang (beritajatim.com) — Kabar duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, putri pendiri NU sekaligus pahlawan nasional KH Abdul Wahab Chasbullah, meninggal dunia pada Minggu (4/10/2026) pukul 22.25 WIB.
Kabar wafatnya Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid disampaikan Ketua Umum Yayasan PPBU KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq. Jenazah almarhumah dijadwalkan dimakamkan di pemakaman keluarga Tambakberas pada Senin (5/10/2026), setelah salat asar atau sekitar pukul 15.30 WIB.
“Akan dimakamkan di pemakaman keluarga Tambakberas pada Senin 5 Oktober 2026 ba’da asar. Keluarga besar Yayasan PP Bahrul Ulum berduka atas meninggalnya beliau. Mari kita mengahdiahkan doa terbaik untuk beliau,” ujar Gus Rozaq, Senin (5/10/2026).
Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid merupakan putri KH Abd Wahab Chasbullah dan Nyai Sa’diyah alias Rahmah binti Abdul Majid. KH Abdul Wahab Chasbullah merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama dan telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Dari pernikahannya dengan Nyai Sa’diyah, perempuan asal Bangil, Pasuruan, KH Abdul Wahab Chasbullah dikaruniai lima orang anak. Mereka adalah Nyai Machfudhoh, Nyai Chizbiyah, Nyai Mundjidah, KH M Hasib, serta KH M Roqib.
KH M Roqib lebih dahulu wafat pada Selasa malam, 29 Juli 2026. Sementara tiga saudara lainnya masih hidup, termasuk Hj Mundjidah Wahab yang pernah menjabat sebagai Bupati Jombang periode 2018-2023.
Sebagai keluarga penerus perjuangan KH Abdul Wahab Chasbullah, putra-putrinya turut melanjutkan pengabdian melalui Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Mereka juga aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan.
Semasa hidupnya, Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid mengasuh Pondok Pesantren Putri Lathifiyah 1 Bahrul Ulum. Pesantren tersebut menjadi bagian dari lingkungan pendidikan Islam Bahrul Ulum Tambakberas yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan pesantren dan tradisi keilmuan Islam di Jombang.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber