/data/photo/2026/10/05/6ac2e4bf83bb1.jpeg)
JAKARTA, KOMPAS.com – Pasar Induk Banyuwangi, Jawa Timur, kini memiliki wajah baru setelah direvitalisasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan nilai kontrak mencapai Rp 152 miliar.
Hasil revitalisasi menghadirkan 871 ruang dagang yang terdiri dari 184 kios dan 687 los untuk menunjang aktivitas perdagangan masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, revitalisasi pasar merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah pusat dalam mendukung penguatan ekonomi daerah.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo, pemerintah pusat harus hadir mendukung penguatan ekonomi daerah, salah satunya dengan menghidupkan kembali pasar. Karena pasar ini jelas merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” tuturnya, Minggu (4/10/2026).
Pasar Induk Banyuwangi berada di kawasan strategis perkotaan dan berdekatan dengan sejumlah bangunan bersejarah serta destinasi wisata.
Di antaranya Pendopo Sabha Swagata, Bangunan Inggrisan, Gedung Juang, Taman Kota Sritanjung, dan Taman Blambangan.
Melalui revitalisasi tersebut, kawasan pasar ditata dengan pembagian area perdagangan sisi utara dan selatan.
Fasilitas yang tersedia meliputi gedung pasar, area pasar basah dan kering, akses pedestrian, serta area parkir.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber