:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Profil-Pratikno-Akademisi-Asal-Bojonegoro-yang-Baru-Dilantik-Prabowo-Jadi-Ketua-Wantimpres.jpg)
SURYA.co.id – Nama Pratikno kembali menempati posisi penting di lingkar pemerintahan setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Jabatan tersebut menjadi babak baru perjalanan panjang akademisi asal Bojonegoro, Jawa Timur itu, yang sebelumnya lebih dari satu dekade berada di pemerintahan.
Ia pernah menjabat Menteri Sekretaris Negara pada era Presiden Joko Widodo dan kemudian dipercaya Prabowo menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Sehari sebelum pelantikan Wantimpres, Pratikno resmi meninggalkan kursi Menko PMK setelah Presiden menunjuk Sugiono sebagai penggantinya.
Perpindahan jabatan itu membuat Pratikno tetap berada dalam orbit pemerintahan, tetapi dengan fungsi yang berbeda.
Kali ini, ia tidak berada di jajaran kementerian sebagai pelaksana kebijakan, melainkan memimpin lembaga yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.
Peran tersebut sekaligus mempertemukan kembali latar belakang akademiknya dengan pengalaman panjangnya di pemerintahan.
Pratikno dikenal sebagai guru besar ilmu politik Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mempunyai pengalaman di dunia kampus, birokrasi, dan pemerintahan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber