Surabaya, VIVA – Kepolisian Daerah Jawa Timur mendalami penyebab ledakan di salah satu bangunan di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa yang menyebabkan lima orang diduga menjadi korban.

“Benar, pagi ini telah terjadi ledakan di salah satu bangunan di kawasan Mulyorejo, Surabaya,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi.

Jules mengatakan berdasarkan informasi awal dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, sebelum kejadian diketahui terdapat aktivitas memasak sehingga dugaan awal ledakan berkaitan dengan tabung elpiji.

“Namun demikian, kami belum dapat menyimpulkan penyebab pastinya. Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan informasi awal yang diterimanya menyebutkan lima orang diduga menjadi korban dan telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Sukolilo dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo.

Selain menyebabkan korban terluka, ledakan tersebut juga berdampak pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi dengan tingkat kerusakan mulai ringan hingga berat.

Informasi mengenai ledakan tersebut sebelumnya juga beredar di media sosial, salah satunya melalui akun TikTok @dwiangga1013 yang melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian.

Dalam siaran tersebut, akun itu menyebutkan ledakan diduga berasal dari salah satu unit ruko dan dampaknya mengenai bangunan ruko yang berada tepat di seberangnya. Polisi juga disebut telah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *