Madura Raya (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur terus mendorong peningkatan hasil produksi pertanian warga di wilayah itu dengan memperbaiki irigasi lahan pertanian melalui penggunaan pompa Proyek Pengembangan Air Tanah (P2AT).

Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Bangkalan mengatakan, langkah itu dilakukan, karena berdasarkan kajian dan survei yang dilakukan Pemkab Bangkalan, yang menjadi kendala dalam meningkatkan hasil produk pertanian adalah ketersediaan air.

“Karena itu, hari ini kita resmi mengoperasikan penggunaan pompa P2AT, sehingga melalui pengoperasian ini, petani tidak kesulitan untuk mengairi lahan pertanian mereka,” katanya di sela-sela acara pengoperasian pompa P2AR di Tragah, Bangkalan, Senin.

Pompa dengan kapasitas aliran mencapai 378 liter per detik ini diperkirakan mampu memperkuat ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian di wilayah Kecamatan Tragah.

Menurut bupati, dengan dioperasikannya pompa P2AT itu masyarakat nantinya tidak lagi mengandalkan curah hujan.

“Selama ini kalau petani hendak menanam padi, kan menunggu hujan. Dengan keberadaan pompa P2AT ini, petani bisa menanam kapan saja,” katanya.

Lukman Hakim lebih lanjut menjelaskan, pengoperasian pompa P2AT merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan dukungan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian.

“Sebenarnya, beberapa tahun lalu, di sini juga pernah dioperasikan pompa. Tapi dalam perkembangannya tidak optimal, sehingga hari ini kami operasikan lagi, agar bisa dimanfaatkan oleh petani,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *