jatimnow.com – BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo terus memperluas jangkauan perlindungan bagi pekerja berisiko tinggi. Kali ini, ratusan pengelola Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) dikumpulkan di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo untuk mendapatkan sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Langkah itu mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menyejahterakan para pekerja rentan.

Seluruh pembiayaan iuran peserta dari sektor ini ditanggung Pemkab Sidoarjo memanfaatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, Arie Fianto Sofyan, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberpihakan Pemkab Sidoarjo di bawah komando jajaran pimpinan daerah. Menurutnya, kepedulian anggaran pemda menjadi kunci utama pemerataan jaminan sosial di wilayah tersebut.

“Sidoarjo memiliki dukungan luar biasa dari pemerintah daerah. Intervensi ini berhasil mengerek angka Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Sidoarjo hingga menjadi yang tertinggi di antara 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur,” katanya.

Komitmen tersebut makin solid usai Sidoarjo menyabet anugerah Jamsostek Award 2026 kategori kabupaten. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah setempat memproteksi warganya dari risiko kerja.

Di sektor kebersihan, sebanyak 167 petugas pengelola TPS3R telah terdaftar aktif sebagai peserta. Jumlah ini dipastikan terus bertambah seiring penyisiran lapangan yang intensif.

Melalui subsidi pemda, para petugas lapangan mengantongi dua perlindungan utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *