Mojokerto (beritajatim.com) – Cakupan imunisasi balita di Kabupaten Mojokerto sepanjang 2025 menunjukkan angka yang cukup tinggi. Imunisasi Hepatitis B menjadi jenis imunisasi dengan cakupan paling besar, yakni mencapai 95,39 persen balita.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny mengatakan, imunisasi merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap berbagai penyakit.

“Imunisasi pada balita sangat penting dilakukan agar balita mendapatkan kekebalan tubuh sehingga dapat terhindar dari penyakit-penyakit tertentu. Data BPS mencatat, selain imunisasi Hepatitis B, cakupan imunisasi BCG di Kabupaten Mojokerto pada 2025 mencapai 94,44 persen,” ungkapnya, Rabu (7/10/2026).

Sementara imunisasi Polio telah diberikan kepada 93,58 persen balita dan imunisasi DPT mencapai 93,28 persen. Adapun imunisasi Campak/MMR menjadi jenis imunisasi dengan cakupan paling rendah dibandingkan jenis imunisasi lainnya, yakni sebesar 81,27 persen.

“Pemberian imunisasi dasar lengkap menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan kesehatan anak. Imunisasi dasar diberikan kepada bayi sebelum berusia satu tahun dan dilanjutkan dengan imunisasi lanjutan bagi anak usia di bawah dua tahun,” katanya.

Imunisasi dasar tersebut meliputi BCG untuk mencegah tuberkulosis (TBC), Hepatitis B, Polio, DPT untuk mencegah difteri, pertusis dan tetanus, serta Campak. Untuk anak usia 12-23 bulan, seorang anak disebut telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap apabila telah menerima satu kali imunisasi BCG, tiga kali Polio, tiga kali DPT, tiga kali Hepatitis B, dan satu kali imunisasi Campak.

“Pemberian imunisasi secara lengkap juga penting untuk mencegah komplikasi akibat penyakit yang berbahaya. Salah satunya imunisasi DPT yang diberikan sebanyak tiga kali untuk memberikan perlindungan terhadap difteri, pertusis atau batuk 100 hari, serta tetanus,” ujarnya.

Dengan pemberian imunisasi, balita juga akan terhindar dari komplikasi penyakit-penyakit berbahaya. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar balita di Kabupaten Mojokerto telah mendapatkan sejumlah imunisasi dasar. Namun cakupan imunisasi Campak/MMR yang berada di angka 81,27 persen.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *