:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/msuk-tongtong-di-mandalika.jpg)
SURYA.CO.ID – Musik tongtong khas Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Tiimur tampil di panggung MotoGP Mandalika 2026 dan membawa identitas budaya Madura ke hadapan ribuan penonton, termasuk wisatawan mancanegara.
Grup Musik Tongtong Angin Ribut yang dikirim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) tampil dalam rangkaian Rider Parade MotoGP Mandalika di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (7/10/2026).
Kesenian tradisional yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) itu menjadi salah satu sarana Kabupaten Sumenep memperkenalkan kekayaan budaya Madura di ajang olahraga otomotif bertaraf internasional.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, tampilnya musik tongtong di ajang balap motor bergengsi dunia bukan sekadar hiburan.
Menurutnya, momentum tersebut menjadi bentuk pengakuan bahwa seni tradisional daerah mampu bersaing dan mendapat tempat di panggung internasional.
“Kami bangga musik tongtong Sumenep bisa tampil di Mandalika. Ini bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi membawa identitas, sejarah dan kebanggaan masyarakat Madura ke hadapan masyarakat dari berbagai daerah bahkan mancanegara,” kata Achmad Fauzi kepada SURYA.CO.ID, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, musik tongtong merupakan salah satu ekspresi budaya yang lahir dari kreativitas masyarakat Madura.
Irama dan karakter khas musik tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan sekaligus menunjukkan kekayaan seni yang terus berkembang di Kabupaten Sumenep.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber