
Pamekasan (beritajatim.com) – Langkah mulus Madura United FC terhenti setelah menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah Persik Kediri, pada pekan keempat Super League 2026-2027, di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jum’at (9/10/2026).
Kekalahan pertama Laskar Sape Kerrab pada kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air musim ini, dialami akibat dua gol pemain andalan Macan Putih, Eduardo Miguel Ramos Barbosa pada interval pertama dan bertahan hingga laga usai.
Bermain di kandang lawan, Madura United harus menghadapi tekanan sejak awal pertandingan. Persik mampu memanfaatkan peluang untuk membuka keunggulan pada menit 9′ melalui Eduardo Miguel Ramos Barbosa. Gol tersebut membuat tuan rumah unggul 1-0.
Madura United berupaya merespons ketertinggalan dengan membangun serangan, namun upaya mereka belum mampu menghasilkan gol penyeimbang. Bahkan Persik justru kembali mencetak gol pada menit 24′. Eduardo Miguel Ramos Barbosa kembali mencatatkan gol keduanya sekaligus membawa Macan Putih memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Keunggulan dua gol membuat Persik berada di atas angin. Terlebih di tengah upaya mengejar gol, Madura United justru harus bermain dengan 10 pemain setelah penyerang andalan mereka, Dimităr Mitkov mendapat kartu merah pada menit 42′ setelah melakukan pelanggaran serius.
Tertinggal 2 gol plus bermain dengan 10 pemain membuat tim tamu semakin kesulitan mengembangkan permainan, beberapa upaya terus mereka coba untuk memperkecil skor, namun upaya mereka selalu dapat dimentahkan oleh barisan pertahanan tim tuan rumah.
Meski melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain, Madura United tidak mampu mencetak gol hingga pertandingan berakhir. Persik Kediri pun memastikan kemenangan dengan skor 2-0.
Hasil ini membuat Madura United gagal memperoleh poin dalam pertandingan tersebut, sedangkan Persik berhasil mengamankan kemenangan berkat dua gol Eduardo Miguel Ramos Barbosa pada babak pertama. [pin/ian]
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber