
Surabaya (beritajatim.com) — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Jawa Timur menggelar Kejuaraan Menembak 2026 di Lapangan Tembak Brawijaya, Jalan Gajah Mada No. 1, Surabaya, pada 9–11 Oktober 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-27 GRANAT tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong gaya hidup sehat dan kampanye anti-narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Ketua DPD GRANAT Jawa Timur, Arie Soeripan, secara resmi membuka kejuaraan yang memadukan kompetisi olahraga menembak dengan edukasi mengenai pentingnya menjauhi narkotika. Menurutnya, olahraga menembak tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, konsentrasi, dan mental para atlet.
“Kejuaraan menembak ini tidak hanya ajang meraih prestasi dan menguji akurasi, tetapi juga sarana mempererat solidaritas, melatih kedisiplinan, fokus, serta mental juang para atlet,” ujar Arie.
Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga membutuhkan proses panjang yang ditopang konsistensi latihan, ketekunan, serta sportivitas. Karena itu, seluruh peserta diharapkan menjunjung tinggi kejujuran dan mengutamakan keselamatan selama pertandingan berlangsung.
“Bertandinglah dengan sportivitas dan kejujuran. Utamakan keselamatan — safety first — di setiap momen pertandingan. Kepada para juri, diharapkan memimpin pertandingan secara adil dan objektif, tanpa pandang bulu,” pesannya.
Melalui kejuaraan ini, GRANAT Jawa Timur berupaya menjadikan olahraga menembak sebagai sarana kegiatan positif sekaligus media kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba. Organisasi tersebut juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih dari narkoba melalui aktivitas olahraga yang terarah dan kompetitif.
Arie menilai generasi muda perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi, membangun persaudaraan, serta meraih prestasi melalui kegiatan yang produktif. Menurutnya, lingkungan olahraga dapat menjadi salah satu wadah untuk memperkuat karakter dan meningkatkan kesadaran akan bahaya narkotika.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber