
Kondisi titik api karhutla Jatim yang belum sepenuhnya padam membuat upaya pemadaman di area seperti Bromo dan Semeru terus berlanjut di tengah cuaca yang kurang bersahabat.
Kabar buruknya, medan yang terjal serta hembusan angin kencang bikin petugas di lapangan lumayan kesulitan untuk menjinakkan si jago merah.
Nggak heran kalau penanganan kebakaran gunung Jawa Timur ini butuh usaha ekstra lantaran akses jalan yang serba terbatas dan terhalang kabut tebal. Imbas dari rentetan kebakaran hutan Bromo dan sekitarnya, kawasan wisata andalan tersebut terpaksa ditutup total demi keselamatan pengunjung.
Buat kamu yang berencana liburan, penting banget buat terus memantau update karhutla Jatim terbaru agar tak salah langkah, apalagi pergerakan titik api Semeru dan Argopuro juga masih terus dipantau secara ketat.
Kondisi di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, masih diselimuti kepulan asap, tepatnya di area Gunung Kursi dan sekitar Jemplang.
Berdasarkan catatan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), awal mula api terdeteksi pada Kamis (10/9) sore di Savana Pengol sebelum merembet liar ke Gunung Kursi.
Puncaknya pada Sabtu (12/9), angin kencang meniup api hingga mendekati Pos Jemplang. Hingga kini, tim gabungan masih berjuang melakukan pembasahan lewat jalur darat yang bisa diakses. Sayangnya, pemadaman udara (water bombing) belum berani dilakukan gara-gara angin yang kelewat kencang. Sebagai langkah antisipasi, BB TNBTS mengambil keputusan tegas:
Menutup seluruh kunjungan wisata Gunung Bromo dari semua pintu masuk mulai Sabtu (12/9) hingga batas waktu yang akan diinformasikan lebih lanjut,
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber