MALANG, DISWAYMALANG.ID – Jawa Timur memiliki warisan sejarah yang terbentang dari masa prasejarah hingga era perjuangan kemerdekaan. Jejaknya dapat ditemukan dalam situs arkeologi, kompleks candi, monumen perjuangan, museum, hingga bangunan keraton yang masih berdiri hingga kini.

Peninggalan tersebut tersebar di berbagai daerah, mulai dari Mojokerto, Blitar, Surabaya, Pasuruan, Ngawi, hingga Sumenep. Masing-masing menyimpan cerita tentang perkembangan peradaban, kepercayaan, perdagangan, dan kebudayaan masyarakat.

Memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur pada 12 Oktober 2026, keberadaan warisan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga peninggalan masa lalu. Pelestarian tidak cukup hanya mempertahankan bangunan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat mempelajari nilai sejarahnya.

Trowulan di Kabupaten Mojokerto dikenal sebagai kawasan arkeologi yang berkaitan erat dengan Kerajaan Majapahit. Berbagai peninggalan berupa candi, struktur bangunan, kolam, dan artefak menjadi sumber penting untuk mempelajari kehidupan masyarakat pada masa kerajaan tersebut.

Salah satu peninggalan yang dapat dijumpai di kawasan ini adalah Candi Brahu. Arsitektur dan tinggalan arkeologinya membantu menggambarkan perkembangan kebudayaan serta teknologi bangunan pada masa lampau.

Situs Trowulan juga memperlihatkan bahwa sejarah tidak hanya bersumber dari naskah tertulis. Peninggalan fisik dapat digunakan untuk mempelajari tata ruang, kehidupan sosial, dan perkembangan peradaban.

Tantangannya adalah memastikan pelindungan dan perawatan situs berjalan beriringan dengan pengembangan wisata. Keaslian serta nilai arkeologisnya harus tetap menjadi prioritas.

Sumber: wikipedia

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *