
Berbagai lapisan masyarakat yang hadir dalam upacara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur (Jatim), turut menitipkan harapan pemerataan ekonomi dan pembangunan kepada Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim di Gedung Negara Grahadi, Senin (12/10/2026).
Deky Sugeng Ketua DPW Asosiasi Pedagang Mie Bakso Nusantara Bersatu Jawa Timur (Jatim) berharap pelaku UMKM sebagai penopang ekonomi daerah mendapat perhatian lebih.
“Kurang lebih 60 persen PDRB Jawa Timur itu disumbang dari UMKM, termasuk anggota kami. Itu lebih diberdayakan, dalam artian nanti mereka bisa ada pembinaan, ada pembiayaan,” ujar Deky usai upacara.
Menurutnya, anggota asosiasi sudah memiliki legalitas usaha seperti NIB, PIRT, dan sertifikat halal. Tapi yang jadi tantangan utamanya saat ini adalah pemasaran.
“Jawa Timur itu swasembada beras, dan dalam artian ibu (Khofifah) memimpin itu, selama ini masyarakat juga sejahtera. Supaya nanti ke depannya tongkat estafet itu akan lebih baik lagi,” ucapnya.
Harapan senada disampaikan Nuzul, warga Surabaya. Ia berharap visi Jawa Timur Munggah Maju Berkelanjutan dapat dirasakan merata di seluruh lapisan masyarakat.
“Saya berharap Jawa Timur ke depannya dapat berlaku bagi seluruh masyarakat dalam hal pemerataan, yaitu dalam sektor pendidikan, sektor ekonomi, dan sektor kesehatan. Semoga lebih baik, lebih maju, dan lebih unggul daripada provinsi yang lainnya,” kata Nuzul.
“Semoga (pemerintahan) Bu Khofifah di tahun ke depannya banyak mencakup peningkatan kesejahteraan, pembangunan, pemerataan infrastruktur, terutama di daerah-daerah terpencil di Jawa Timur yang mungkin selama ini belum tercakup,” ujarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber