
Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Sebagai Editor Kopi TIMES dan meliput berbagai topik, termasuk Pendidikan, Politik, Ekonomi, Kesehatan, Kebudayaan, dan Isu Nasional.
Jember – Transformasi perguruan tinggi membutuhkan arah kepemimpinan yang jelas, penguatan tata kelola, serta komitmen untuk meningkatkan kualitas akademik dan pelayanan. Bagi Prof. Dr. H. Hepni Zain, S.Ag., M.M., C.PEM., upaya tersebut dirumuskan melalui 10 Dasacita Rektor sebagai agenda strategis pengembangan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember periode 2023–2026.
Sebagai rektor, Hepni menempatkan sepuluh agenda tersebut sebagai kerangka pengembangan kampus yang mencakup penguatan moderasi beragama, peningkatan mutu akademik, pengembangan sumber daya manusia, reformasi birokrasi, hingga digitalisasi pelayanan publik.
Dasacita tersebut juga memuat agenda peningkatan akreditasi perguruan tinggi, penguatan reputasi jurnal ilmiah, implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), perluasan rekognisi nasional dan internasional, pengembangan green and smart campus, serta optimalisasi unit bisnis Badan Layanan Umum (BLU).
Sepuluh agenda itu memperlihatkan cakupan kepemimpinan Hepni dalam mengembangkan perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga menyentuh tata kelola organisasi, penguatan identitas keislaman, kualitas pelayanan, dan keberlanjutan kelembagaan.
Perjalanan Hepni hingga memimpin UIN KHAS Jember tidak terlepas dari pengalaman panjangnya di dunia pendidikan. Ia mengawali karier sebagai pendidik, mengembangkan kapasitas akademik melalui pendidikan lanjutan, serta menjalani berbagai jabatan struktural sebelum dipercaya menjadi rektor.
Lahir di Sumenep, Madura, pada 3 Februari 1969, Hepni menempuh pendidikan sejak tingkat dasar di lingkungan Pondok Pesantren An-Nuqoyah, Guluk-guluk, Sumenep. Ia menyelesaikan pendidikan Madrasah Ibtidaiyah pada 1983 dan Madrasah Tsanawiyah pada 1986, sebelum melanjutkan pendidikan di PGAN Pamekasan hingga lulus pada 1989.
Hepni kemudian menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Jember dan menyelesaikannya pada 1994.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber