SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, dibuat geram dengan maraknya jembatan liar di atas aliran sungai.

Infrastruktur tanpa izin itu dinilai menjadi hambatan utama dalam upaya normalisasi sungai dan penataan kawasan.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, seluruh jembatan ilegal yang melanggar aturan harus segera dibongkar.

“Kalau masih ada jembatan-jembatan seperti ini, normalisasi sungai tidak akan bisa berjalan. Kita ingin jalan selesai dengan kualitas bagus, tetapi normalisasi sungai juga harus tetap berjalan seiring,” ujar Subandi, Selasa (13/10/2026).

Instruksi tegas berulang kali disampaikan oleh Bupati Subandi. Termasuk saat menggelar inspeksi mendadak (Sidak) pada proyek betonisasi ruas Jalan Gedangan–Betro, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (12/10/2026).

Proyek betonisasi senilai Rp 23 miliar ruas Jalan Gedangan–Betro, Sidoarjo itu membentang persis bersisian dengan aliran sungai.

Dalam pengerjaannya, bupati meminta agar pembangunan jalan dikoneksikan dengan penataan drainase atau aliran sungai yang ada.

Bangunan pribadi milik warga atau pelaku usaha itu menutup ruang gerak alat berat untuk mengeruk sedimentasi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *