
Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Jambaran-Tiung Biru merampungkan pembangunan fasilitas arboretum di dua sekolah binaan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dengan capaian fisik 100 persen sepanjang 2025. Fasilitas di SMPN 1 Ngasem dan SMPN 2 Purwosari tersebut dikembangkan melalui Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru bertema Pengurangan Jejak Emisi Karbon Berbasis Sekolah, bekerja sama dengan mitra pelaksana ADEMOS Indonesia.
Penyelesaian arboretum menjadi bagian dari pengembangan program yang telah berjalan sejak 2022. Selain mendukung edukasi lingkungan, fasilitas tersebut dirancang untuk menyediakan ruang pembelajaran langsung bagi siswa dalam mengenal vegetasi, konservasi air, dan upaya pengurangan jejak emisi karbon.
Pada tahun pertama pelaksanaan, program berfokus pada edukasi dasar mengenai jejak emisi karbon serta penanaman 12.000 vegetasi di bantaran Sungai Gandong. Tahap berikutnya dilanjutkan dengan pengumpulan data emisi berbasis digital dan penguatan legalitas hutan sekolah. Sementara itu, pada 2025, pengembangan diarahkan pada penyempurnaan infrastruktur pendukung agar kawasan hutan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai arboretum.
Di SMPN 1 Ngasem dan SMPN 2 Purwosari, pembangunan mencakup empat fasilitas utama. Fasilitas tersebut meliputi saung belajar atau gazebo sebagai ruang kelas terbuka, greenhouse untuk pembibitan dan pengenalan koleksi botani, mini embung untuk mendukung konservasi air, serta jalur batas kawasan hutan sekolah.
Seluruh pembangunan telah melalui pemantauan berkala oleh tim teknis ADEMOS Indonesia bersama pihak sekolah. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas struktur dan fungsi fasilitas sesuai dengan kebutuhan pengelolaan kawasan.
Penanaman vegetasi endemik dan pohon peneduh di kedua sekolah juga telah dirampungkan. Keberadaan tanaman tersebut melengkapi koleksi arboretum sekaligus mendukung fungsi kawasan sebagai ruang konservasi dan pembelajaran mengenai peran vegetasi dalam menyerap karbon serta menyaring polutan udara.
Secara keseluruhan, program ini mencatat 989 warga sekolah sebagai penerima manfaat langsung. Selain itu, terdapat 20 keluarga penerima manfaat (KPM) dari Desa Dolokgede dan Tambakrejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Head of Communication Relations & CID PEPC Zona 12, Weanny Hikmat, mengatakan penyelesaian arboretum merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga keberlanjutan program tanggung jawab sosial di sekitar wilayah operasional.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber