:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pembangunan-akses-jalan-di-wilayah-pelosok-Kecamatan-Plandaan-Jombang.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Akses jalan di wilayah pelosok Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sulit dilalui warga.
Hal itu menjadi salah satu persoalan yang hendak diatasi melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0814/Jombang.
Pantauan Tribunjatim.com, program yang dimulai pada Selasa (13/10/2026) tersebut, menargetkan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.338 meter, rumah layak huni, hingga fasilitas sanitasi.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, terutama mereka yang selama ini kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan maupun mengangkut hasil pertanian.
Wakil Bupati Jombang, KH Salmanuddin Yazid atau Gus Salman mengatakan, keterbatasan akses jalan di sejumlah wilayah masih menjadi kendala serius bagi masyarakat.
Bahkan, warga yang sakit terkadang harus ditandu terlebih dahulu sebelum dibawa menggunakan mobil siaga desa.
“Selama ini ada jalan yang tidak bisa diakses masyarakat. Kalau sakit, harus ditandu dulu baru ke mobil siaga desa. Jaraknya ada yang sampai satu kilometer,” ucap Gus Salman saat pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Desa Kampung Baru, Kecamatan Plandaan.
Menurut dia, kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan warga yang membutuhkan penanganan medis, tetapi juga menjadi persoalan bagi ibu hamil yang hendak menjalani persalinan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber