
SURABAYA (beritajatim.com) – Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina di Surabaya dan sekitarnya pada Kamis, 15 Oktober 2026, masih mengacu pada tarif yang berlaku sejak September. Belum ada perubahan harga baru yang dilaporkan memasuki pertengahan Oktober, sehingga pengendara masih dapat menggunakan daftar harga sebelumnya sebagai acuan pengeluaran bahan bakar.
Berdasarkan informasi harga BBM Pertamina di Jawa Timur yang dipublikasikan pada awal Oktober, Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter. Sementara itu, Biosolar subsidi dibanderol Rp6.800 per liter.
Untuk BBM nonsubsidi, Pertamax dipasarkan dengan harga Rp15.950 per liter. Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo mencapai Rp19.600 per liter.
Pengguna kendaraan diesel perlu menyiapkan anggaran lebih besar. Dexlite tercatat Rp23.700 per liter, sementara Pertamina Dex menjadi BBM dengan harga tertinggi dalam daftar tersebut, yakni Rp25.200 per liter.
Berikut rincian harga BBM Pertamina per liter yang menjadi acuan di wilayah Surabaya dan sejumlah daerah di Jawa Timur pada Kamis, 15 Oktober 2026:
Harga tersebut menunjukkan perbedaan cukup lebar antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi. Pertalite, misalnya, memiliki selisih Rp15.200 per liter dibandingkan Pertamina Dex.
Perbedaan harga ini membuat pemilihan jenis BBM menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pengendara dalam mengatur pengeluaran harian. Namun, pemilihan bahan bakar tetap perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin dan rekomendasi pabrikan kendaraan.
Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan berbahan bakar bensin, Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter. Sementara itu, pengguna kendaraan diesel yang memenuhi ketentuan penggunaan BBM subsidi dapat memperoleh Biosolar dengan harga Rp6.800 per liter.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber