
BANYUWANGIHITS.ID – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Krestiawan menghadiri demonstrasi operasi pendaratan amfibi dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026).
Latihan tersebut melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF). Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Direktur Latihan Kodiklat TNI Brigjen TNI Kamil Bahren Pasha, mewakili Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, bersama Commander Landing Force ADF Colonel Mark Tutton.
Demonstrasi diawali dengan penyisipan unsur laut (surface insertion) dan kegiatan pengintaian yang melibatkan KRI Sultan Iskandar Muda-367, HMAS Choules, HMAS Stalwart, dan HMAS Perth.
Tahap berikutnya dilaksanakan oleh Detasemen Intai Amfibi (Denipam/Taifib) Marinir, Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska), serta Maritime Tactical Operations (MTO) ADF dengan melakukan pembersihan pantai (beach clearance).
Operasi kemudian berlanjut dengan dukungan udara melalui misi Close Air Support (CAS). Dalam tahap ini, dua pesawat Super Tucano EMB-314 milik TNI Angkatan Udara dan tiga pesawat PC-21 milik Royal Australian Air Force (RAAF) memberikan dukungan terhadap pergerakan pasukan pendarat.
Dengan dukungan tersebut, pasukan bergerak menggunakan kapal pendarat dan perahu karet untuk merebut dua sasaran tumpuan pantai yang telah ditentukan.
Pelaksanaan Latgabma Keris Woomera 2026 menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memperkuat interoperabilitas antara TNI dan ADF dalam melaksanakan operasi gabungan.
Kehadiran Danlanal Banyuwangi dalam kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya mempererat koordinasi dan kerja sama pertahanan kedua negara. Selain itu, latihan bersama ini mendukung diplomasi militer Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik. (Redaksi)
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber