
Isu ketahanan keluarga, kepemimpinan perempuan, literasi digital, dan dakwah di kalangan Gen Z harus menjadi perhatian utama dalam Musywil Nasyiatul Aisyiyah.
Tagar.co — Musywil Nasyiatul Aisyiyah Jatim harus melahirkan gagasan baru untuk menjawab tantangan perempuan muda saat ini, tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan.
Hal itu disampaikan Ketua PDNA Sidoarjo, Dr. Nur Ravita Hanum, saat pemberangkatan kontingen ke Musywil Ke-13 Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur di Ponorogo, Jumat (16/10/2026).
Acara pemberangkatan kontingen Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sidoarjo menuju Musywil Ke-13 NA Jawa Timur di halaman Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Jalan Mojopahit 666 B Sisoarjo.
“Harapan kami, Musywil di Ponorogo ini tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan baru untuk menjawab tantangan perempuan muda saat ini,” katanya.
Menurut dia, isu ketahanan keluarga, kepemimpinan perempuan, literasi digital, dan dakwah di kalangan Gen Z harus menjadi perhatian utama.
Selain menyampaikan harapan terhadap substansi musyawarah, Nur Ravita juga berpesan kepada seluruh kader NA Sidoarjo agar menjaga kekompakan selama mengikuti kegiatan.
“Pesan saya kepada seluruh kader NA Sidoarjo, jaga kekompakan, jaga keikhlasan, dan jaga adab. Kita berangkat sebagai satu keluarga besar Sidoarjo. Tunjukkan bahwa kader Nasyiah Sidoarjo adalah kader yang santun, cerdas, dan siap berkhidmat untuk persyarikatan dan umat. Niatkan perjalanan ini sebagai ibadah,” pesannya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber