Kota Malang, blok-a.com – Sejumlah SPBU di Kota Malang mengalami antrean dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, beberapa SPBU sempat kehabisan stok BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengecek langsung kondisi tersebut di SPBU Mergan, Jumat (16/10/2026), untuk mengetahui penyebab antrean.

Saat Wahyu bersama TPID tiba sekitar pukul 09.06 WIB, kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengantre. Namun, antrean tidak sampai mengular hingga keluar area SPBU atau ke bahu jalan.

Wahyu pun berdialog dengan sejumlah pengendara, petugas SPBU, hingga pegawai Pertamina untuk mengetahui kondisi distribusi BBM.

Wahyu menjelaskan, antrean yang terjadi dalam beberapa hari terakhir disebabkan meningkatnya jumlah konsumen yang beralih dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi.

“Memang ada kecenderungan dari pembeli adalah di Pertalite, karena harga dengan Pertamax sedikit jauh,” tuturnya usai mengecek SPBU Mergan, Jumat (16/10/2026).

Ia menyebut, konsumsi BBM bersubsidi jenis Pertalite di Kota Malang mengalami peningkatan sebesar 11 persen. Sementara itu, konsumsi BBM nonsubsidi jenis Pertamax mengalami penurunan sekitar 50 persen.

Meski konsumsi Pertalite meningkat, Wahyu memastikan stok BBM bersubsidi di Kota Malang masih aman. Ia juga menyebut distribusi BBM berjalan normal.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *