
JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional
SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono, mendorong pengetatan pengawasan penjualan dan pembelian alkohol untuk mencegah penyalahgunaan, khususnya di kalangan anak muda.
SURABAYA – Serapan anggaran program intervensi Generasi Z (Gen Z) di sejumlah kecamatan di Kota Surabaya masih rendah. Dari total anggaran Rp47 miliar, realisasi penyerapan dilaporkan masih di bawah 10 persen.
Kondisi ini menjadi sorotan Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin, saat pembahasan anggaran bersama para lurah dan camat untuk persiapan APBD 2027, Jumat (16/10/2026).
Tubagus menilai, rendahnya serapan anggaran tersebut perlu segera dievaluasi. Sebab, program intervensi Gen Z diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama kalangan anak muda.
Menurutnya, dari 31 kecamatan di Surabaya, rata-rata penyerapan anggaran program tersebut masih di bawah 10 persen.
“Sebagian besar memang sangat minim penyerapan anggarannya. Semua kecamatan rata-rata ya di bawah 10 persen masihan,” ujar Tubagus.
Politikus PKB itu mengatakan, Komisi A masih mendalami penyebab rendahnya realisasi anggaran tersebut. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui apakah kendala berasal dari masyarakat, pihak kecamatan dan kelurahan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), atau faktor lainnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber