
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri mendukung tujuh UMKM binaan untuk berpartisipasi dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta.
Dukungan tersebut diawali melalui rangkaian SYIAR dan FESyar Regional Jawa 2026, dengan fasilitasi lebih dari 90 UMKM serta unit usaha pesantren.
Produk unggulan Mataraman yang dipromosikan mencakup makanan dan minuman halal, modest fashion, wastra, serta kerajinan.
Partisipasi UMKM dalam pameran dan forum bisnis ISEF 2026 menghasilkan penjajakan kerja sama dengan potensi business matching mencapai Rp2,5 miliar.
Kediri (beritajatim.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri memperluas promosi produk halal unggulan Mataraman melalui partisipasi tujuh UMKM binaan dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar, membuka peluang pembiayaan syariah, serta memperkenalkan produk lokal ke pasar nasional dan internasional.
Dalam rangkaian ISEF ke-13 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pelaku usaha binaan BI Kediri berkesempatan memamerkan produk sekaligus menjajaki kemitraan bisnis. Penjajakan tersebut mencatat potensi business matching sebesar Rp2,5 miliar.
Tujuh UMKM yang berpartisipasi yakni Arbilest Coffee, CV Temon Agro Lestari, CV Alsafood, CV Laksita, CV Nawasena Pangan Kreatif, PT Yuksri Prima Indonesia, dan UD Ibu Sam.
Produk yang ditampilkan mencakup makanan dan minuman halal, modest fashion, wastra, serta kerajinan. Selain mengikuti pameran, para pelaku usaha dan perwakilan pesantren juga mengikuti business matching, Forum Bisnis Pesantren, serta Silaturahim Pesantren.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber