
Ketua Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA), Monica Subastia, mendorong Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur periode 2026–2030 untuk melahirkan gerakan baru yang berdampak bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan penutupan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-XIII Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur (18/10/2026) di Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Monica mengapresiasi kepemimpinan PWNA Jawa Timur periode 2022–2026 yang telah menjalankan berbagai program dan mengembangkan gerakan organisasi. Menurutnya, Musywil ke-XIII bukan sekadar agenda yang berlangsung selama tiga hari, melainkan bagian dari rangkaian panjang kerja dan pengabdian pengurus sebelumnya.
“Ini adalah rangkaian panjang dari kerja dan dedikasi Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan kader Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur menjadi salah satu hal yang dapat digunakan untuk mengevaluasi perjalanan organisasi pada periode sebelumnya. Menurutnya, sejumlah kader Jawa Timur telah berkontribusi di tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi modal bagi kepengurusan berikutnya untuk melanjutkan dan mengembangkan gerakan organisasi.
Monica menilai, Jawa Timur selama ini telah menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan program Nasyiatul Aisyiyah secara nasional. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru tidak hanya melanjutkan program yang sudah berjalan, tetapi juga mengembangkan inisiatif baru sesuai kebutuhan masyarakat.
“Jawa Timur ke depan harus bisa melampaui itu, melahirkan gerakan-gerakan baru yang bisa diinisiasi dari kampus-kampus di Jawa Timur,” tegasnya.
Ia berharap inisiatif tersebut dapat tumbuh dari berbagai daerah, mulai dari Banyuwangi hingga wilayah barat Jawa Timur. Dengan demikian, gerakan Nasyiatul Aisyiyah tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program di tingkat daerah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan organisasi di wilayah lain.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber
