Malang (beritajatim.com) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pemantauan mendadak (sidak) penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 54.651.73 Ciliwung, Kota Malang, Sabtu (17/10/2026) malam.

Sidak tersebut turut didampingi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Malang Wahyu Hidayat serta Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo guna memastikan ketersediaan dan pelayanan BBM kepada masyarakat berjalan optimal.

Langkah lapangan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas rapat koordinasi strategis bersama Pemprov Jatim yang sebelumnya telah digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa Pertamina telah mengambil langkah responsif dengan menambah volume penyaluran Pertalite di wilayah Kota Malang.

“Berdasarkan pemantauan kami, terjadi peningkatan kebutuhan Pertalite di Kota Malang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pasokan penyaluran telah kami tingkatkan dari rata-rata 340 kiloliter (KL) per hari menjadi sekitar 407 KL per hari,” ujar Ahad Rahedi, Minggu (18/10/2026).

Di samping itu, Pertamina juga mengoptimalkan jam operasional fasilitas pasokan pasokan Fuel Terminal (FT) Malang hingga 24 jam nonstop guna menjamin kelancaran distribusi ke seluruh SPBU.

Di sela-sela peninjauan di lokasi pengisian, Gubernur Khofifah menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pengemudi ojek online (ojol). Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap pekerja sektor transportasi, sebanyak 100 pengemudi ojol menerima bantuan voucer pengisian BBM beserta paket sembako.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mengonsumsi BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *