Jombang, (afederasi.com) — Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang terus menggencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan rentan. Hasilnya, kejadian kasus nihil atau zero case PMK berhasil dipertahankan sejak April 2026.

Penyediaan vaksin PMK menjadi bukti nyata konsistensi bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam melakukan mitigasi risiko penyakit hewan menular strategis secara berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjaga wilayah Provinsi Jawa Timur sebagai daerah lumbung ternak Nasional.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Mochamad Saleh, M.Si., mengonfirmasi ada tiga urgensi penting mengapa pemerintah terus menggencarkan vaksinasi dalam upaya pengendalian PMK.

Pertama, vaksinasi bertujuan memastikan sebagian besar hewan rentan dalam satu wilayah menjadi kebal terhadap penyakit. Hal ini penting untuk memutus rantai penularan virus.

Kedua, vaksinasi berperan dalam upaya perlindungan total hewan terhadap penyakit. Jika ada satu hewan yang sakit, penyakit tidak mudah menyebar karena hewan lain di sekitarnya sudah memiliki antibodi pelindung.

Ketiga, vaksinasi massal menjadi upaya yang cepat dan efektif untuk menekan penyebaran penyakit.

Data Bidang Kesehatan Hewan Disnak Jombang menyebutkan total alokasi vaksin PMK untuk Kabupaten Jombang Tahun 2026 sebanyak 71.000 dosis. Hingga 19 Oktober 2026, realisasi pelaporan ISIKHNAS vaksinasi PMK tercatat 62.280 dosis atau 87,7 persen.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *