Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Jawa Timur sepanjang periode Agustus hingga September 2026 tembus di angka 7.363,30 hektare lahan yang tersebar di berbagai daerah.

Sebagian besar lahan yang terdampak karhutla tersebut merupakan kawasan konservasi yang jumlahnya mencapai sekitar 79 persen.

Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur berdasarkan data Dinas Kehutanan Provinsi Jatim menyebut, karhutla itu terjadi di tiga wilayah pengelolaan kawasan yang berbeda.

“Jadi 3/4 api, ini, 79 persen ada di kawasan konservasi. 14 persen di Perum Perhutani, 7 persen ini di Tahura Raden Soerjo,” ujar Emil dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

Sesuai data yang dipaparkan Wagub Jatim, kawasan konservasi yang terdampak kebakaran terbesar mencapai 5.814,90 hektare. Luas lahan itu meliputi empat taman nasional dan wilayah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim, serta Taman Nasional Baluran juga terdampak seluas 2.970,05 hektare.

PT RADIO FISKARIA JAYA SUARA SURABAYA, Suara Surabaya Media www.suarasurabaya.net adalah portal berita yang berdiri sejak tahun 1999, bagian dari Suara Surabaya Media yang lahir sejak 11 Juni 1983

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *